senja di balik bukit(crepen)

Senja dibalik bukit

Oleh:Rahmattullah_Jombi

“Brengsek……….dasar computer brengsek….!”

Rasanya ingin sekali kupukul computer itu , kalau saja computer itu milikku sudah kubanting

Tapi sayangnya computer itu milik orang lain .

Hari mulai sore dan data yang kucari belum juga aku dapatkan .Hatiku mulai tak tenang rasa kesal dan khawatir bercampur menjadi satu .

“Maaf mas lagi pusing ?”

Sejenak kekeksalanku buyar dari lamunannku.

“Memangnya kalau iya , Embak mau apa?,ngeledek ?” . sahutku dengan nada tinggi .

“Lo kok abang jadi mas jadi marah sih , Saya kan Cuma Tanya !, mungkin aja say bisa bantu ?’

“Emangnya Embak bisa ?”

“Ya mungkin aja….”.

Wah boleh juga nih, Tiba-tiba terlintas dalam pikiranku untuk meminta bantuannya. Tapi aku merasa malu jika harus minta bantuannya .

Kulihat gadis itu duduk di samping meja computer . Tangannya meraba-0raba diatas mouse .

“Oh ya Embak , “.embak juga lagi nyari dat buat tugas ya ?’, kebetulan kita sama !”

Aku mulai mnegajukan pertannyaan yang sebenarnya tak perlu aku ajukan , ya hanya sekedar basa-basi.

“Enggak , Saya nggak nyari data. lagiuan kalau situ tahu juga percuma”.

Gadis itu menyambut pertanyaanku dengan suara yang sedikit terdengar meledek .

Tapi mungkin juga salahku sehingga dia membalas pertannyaanku dengan nada yang kurang enak di dengar .

“Sory deh embak ….”.kalau perktaanku tadi menyinggung Embak !”,

“Makanya kalau di Tanya orang itu jawab dengan sopan,,,,!”

Wah-wah galak juga nih cewe ,”Pikirku sambil tersenyum sinis .

“Embak say bisa minta tolong enggak?”.

“Buat apa saya nolonhg kamu …”.Kita kan Enggak saling kenal ditambah kamu kan Enggak mau di tolong,””.Lagi –lagi ,dia menjawab denagn acuh tak acuh .

“Oya embak ,..Kalau gitu kanalin dong , Nama saya Doni ?”

Tanganku segera ku lepas dari atas mouse.

“Nah ,,gitu dong kalau jadi orang …”

“Nama saya DewI…..”.

“saya senang bisa kenalan dengan Embak “.

“Aduh jangan panggil Embak dong ,…! Panggil aja dewi biar jadi tambah akrab”.

Lambat laun aku jadi penasaran dengan gadis yang bernama dewi . selain catik ternyata orangnya asyik juga kalu di ajak ngobrol .

Semakin lama aku dan dia mulai saling mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar tempat tinggal, sampai pendidikanpu tak luput jadi perbicangan aku dan dia.

Dan ternyata dia juga kuliah di unsri yang berarti sekampus dengan ku.

“Eh ya wi …butheway kamu ngambil jurusan apa sih ?”

“Manajemen Ekonomi ,Kamu sendiri ngambil apa?”..

“Aku ambil jurusan Tehnik Komputer , pantes ya kita enggak pernah ketemu ?”.

Hari terus berlalu senja mulai menhilang kembali keperaduannya .Lampu jalanan mulai bersinar membiaskan cahaya putihya

“Tank’s banget nih kamu “ udah nolongin aku !”…,

Kalau Enggak ada kamu enggak tahu dech harus bagaimana,..”

“Udah enggak usah di pikirin ….biasa aja lagi’,,

Hatiku mulai terasa tenang apa yang kucari sudah dapat terlebih algi aku bisa berkenalan denagan seorang wanita menerutku cantik. Yang membuat aku terkesan dewi orangnya asyik kalau di ajak ngobrol.

Paling tidak untuk hari ini keberuntungan berpihak kepadaku .Tak lama kemudian Aku dan dia berlarian menuju Bus kota .Kulihat dia pergi dengan bus jurusan kearah “Plaju”,Aku sendiri kearah kertapati

“Don …kelihatannya hari ini kayaknya seneg banget nih,Lagi banyak duit nih”

“Emangnya …..uyang buat orang seneng itu Cuma dmuit dasar mata duitan lho..”

“Ya , Enggak juga sih tapi itukan yang biasanya yang bisa buat kamu seneng kan!”.

Sambil menuju kamarnya Tony memegang guitar yang sudah tak jelas lagi warnanya,.kemudain keluar lagi dari kamarnya.

“Gimanan soal tugas kamu, udah beres?”

“Udah dong siapa dulu doni dong…?”.

Ledekku sambil menepuk dada.

“Ton …kamu maudengar cerita aku gak?”

“Ini seru Ton”(Sahutku dari ruang tamu).

“Daripada aku dengerin cerita ;kamu enakan aku nyayi sambil m ain gitar ,.Sory ya frends”!

“Dasar orang aneh “.gumamku dalam hati ,Temanku yang satu ini memang enggak pernah mau mendengar cerita aku.Padahal kalau dia yang cerita aku selalu jadi pendengar setianya.Sebearnya aku sempat kesal yam au bilang apap .Dia sohibku semenjak SMA.

Kami tinnggal dikostan yang lumayan luas ,Di kosan inilah kami berlima mengisi waktu selama dua tahun terakhir .yang selalu di penuhi keceriaan.

Walaupun terkadang bterjadi perselisihan tapi masalah itu selalu dapat terselesaikan denagn cara kekeluargaan. Dari perselisihan inilah rasa persaudaraan kami menjadi lebih erat.

Malam itu terasa ada sesuatu yang yang hilang .sambil kuhirup udara malam ditemani secangkir kopi ditanganku ,Lalu kuhampiri toni yang masih bernyayi dengan suara falsenya.

“Ton ….,Obi ,hendara sama dedi ;pada kemana sih ‘koq pada enggak kelihatan?”

“Ah biasa paling-paling main beliayar ,Katanjya sih mereka enggak .Tidur dirumah saipun””.

“oh gitu kok enggak ngajak-ngajak aku ..?”

“udah enggak usah di pikirin ,! Bdaripada mikirin orang kayak mereka enakan kita nyanyi aja “

“Oke…Dech”.

Malam itu hanya kami berdua tinggal di kosan menghabiskan waktu menjelang tidur dengan melantunkan syair –syair lagu hinggga kami pun tak kuat lagi menahan kantuk yang begiut berat.

Sambil berjalan gontai aku dan toni berjalan menuju ketempat peristirahatan masing-masing.

Rasanya waktu berjalan begitu cepatsebulan yang lalu aku dan berkenalan dengan dewi .dan hari ini dia sudah jadi pacarku.Aku terkadang berpikir seolah –oalh tidak percaya dan terkadang pula aku berpikir kalau ini seperti mimpi.

Tapikalu ini mimpi tak mungkin saat ini aku bisa bersama dewi.Aku meyatakan cintaku hanya alm waktu yang begitu sekitar dua minggu ,.kenalan minta no.Hp

Terus pede KT tembak dech eh sekarang uydah jadian .

Memang aneh hidup ini.

Saat ini aku merasa bhagia memiliki pacar seperti dewi yang cukup oerhatian kepadaku.

“D nada telpon neh dari dewi..!”,

“Bentar Ton aku lagi pake baju “>Kudengar Toni memanggilku dari ruang depan.

“Cepat dong entar keburu di tutup nih..!”.

“Iya ..iya bawel ,.Sambil berjalan cepat melangkah mendekati toni dan segera saja kuraih Hp itu.

“iya sayang…., ini aku “.Hari ini aku sedikit manja.

“Sayang-sayang,.. bohong tuh Wi !”.,Gombal”.

Terdengar suara toni yang memotong kata-kataku.

“Dasar sirik “.Balasku.

“Don, Tadi suara Toni ya ?”.Terdengar sura dewi dari dalam hp.ku

“Iya biasa orang aneh ,,,”Tony masih saja duduk sambil membaca sebuah buku ditangannya .Sesekali tersenyum sinis kepadaku.

“Don aku bisa minta tolong enggak sama kamu?”.

“APa sih yang enggak bisa buat kamu?”.Memang begitulah aku selalu memanjakan dewi.

“Kalau bisa entar sore anter aku ke took buku ya?”.

“Ya udah kalau gitu sampai ketemu nanti.,dah … sayang!”.

Terdengar suara dewi yag membuaut aku jadi semakin sayang padanya.

“Dah juga sayang”.Dengan cepat kubals salam nya itu.seketika itu aku juga dewi mematikan hp.nya.

“Ton…jadi enggak kita tanding bliyar lagi?”.

“Kamu jadi ikut enggak don..?”.Hendra temanku tiba –tiba muncul dari kmar denagn raut wajah yang masih .lusuh bercampur mengantuk.

“Kalau aku sih jadi .Tapi enggak tahu deh ,Denagn teman kita yang lagi rindu sama pacarnya.”.

Sepertinya Toni kecewa melihat aku tidak ikut beersama mereka.

“Emangnya ada apaan ton .Bukan…kita…..’”..Hendra tak melanjutkan kata-katanya ,segera saj kupotong sebelum toni menjawabnya

“Gini hen…..maksud toni kakyanya aku enggak bisa ikut dech…,”kamu .Soalnya aku ada janji nih sama Dewi.”

“Payah kamu;…,kemarin bilang oke ,sekaramg malah ennggak jadi ,Gimana sich kamu?”.sepertinya Hendra kecewa melihat aku tidak bisa ikut serta bersama mereka.

“Sory dech ,L;ain kali aja oke !.Ku coba merayu mereka.

“Terserah kamu dech,yang jela kita jadi kan ton?”.

“Pasti….Dong,”.Dengan sedikit gonai hendra kembali kekamrnya .

Akhirnnya temanku bisa ngertiin aku juga .wa.laupun sebenarnya aku udah janji sama mereka mau bertanding bliyard,.Iya sih mereka sedikit kecewa terhadapku tapi mau gimana lagi ,Aku juga enggak mau ngecewain Dewi .

“Masih banyak waktu unutk semua itu”.pikirku dalam hati.

“Iya ton, obi sama dedi gak kelihatan .,apa belum bangun ya?”.

“basa raja tidur kayak mereka susah di bangunin.tapi biarlh entar juga bangun kalu udah lapar”.sambil meneguk secangkir hteh manis .

“Obi…obi…”.sambil kugelengkan kepala, tak lupa akupun tersenyum sinis.

Asap kendaraan sesekali mengepul di depanku yang tak jauh dari took yang akan ku tuju.sudah tiga puluh menit aku menunggu tapi belum juga kulihat kedatangan Dewi.hatiku jadi bimbang berkali-kali kucoba menghubungi hp-nya nmaun tetap saja tidak berhasil.

Sambil menunggu dewi kuhirup secangkir air mineral maklum tenggorokan ku sedikit agak kering.belum habis air yang kuminum terlihat dewi turun dari bus ,Dasri kejauhan dewi tersenyum manis padaku seakan membuat rasa kesal menjadi berbunga-bunga.

Aku pun segera membalas senyumnya tak lamdari itu iapun menyapa aku.

“”Udah lama nunggu ya?”.

“Lumayan “.sambil kucoba berdiri.

“Sory …ya udah buat kamu menunggu .tapi kamu enggak marahkan …say?”,.seraya tangannya menggapai tangaku ,aku pun segera menyambutnya .

“Ya enggaklah,Oh iya mau minum-minum dulu atau langsung aja nech”.Tanyaku sambil menatap bola matanya yang hitam dan membuatku betah memandangnya.

“Ya udah kalau gitu kita langsung aja ,takutnya kesorean..”

Aku dan dewi segera kedalam toko buku itu, sesekali aku me ncoba menawarkan buku-buku yang ku pegang.Semakin lama aku membaca buku sampai-sampai aku lupa untuk apa tujuanku ke toko buku.Aku malah asyik sendiri membaca buku dan dewipun tak tahu dimana.

“Don…,coba kesini dech!” .

terlihat dewi memanggilku,Dengan cepat aku segera menghampirinya.

“Kenalin nih Don, temanku Dedi mirza”,

“Dedi Mirza boleh panggil dedi”.kata lelaki yang sdikit lebih pendek dariku itu sambil dia mengulurkan tangannya.

“Doni pahlevi, boleh panggil doni”.Aku pun segera menjabat tangannya.

“Don…Dedi ini teman waktu aku SMA “. Dewi mencoba menjelaskan siapa dedi kepadaku.

“Oh gitu , pantesan kamu berdua kulihat sudah saling kenal “.Ku coba menempakan wajah yang bersahabat.

“Eh btw…,udah dapet belum bukunya?”,sambungku pada dewi.

“Udah dari tadi tau”.Jawab dewi sambil menepuk bahuku.

“Oh ya, gimana kalau kita ngobrolnya di tempat yang sedikit lebih enak”.Usulku ,pada dedi dan dewi.

“Ide bagus tuch”.sambut dedi

“Kalau gitu kita langsung aja”. tambah Dewi,Kami bertiga segera menuju café terdekat yang kebetulan tak lama kami berjalan , kami sudah sampai di café yang kami cari.

Hari ini jadi sedikit rame walaupu sebenarnya aku merasa sedikit terganggu tapi biarlah mungkin itulah pengorbanan cinta.Keluhku dalam hati.

“Oh ya sekarang kamu kuliah dimana Ded ?”.sambil meneguk segelas just buah ,dewi memberi pertanyaan kepada dedi.

“Aku kuliah di Universitas muhamadiyah di malang”.sambil menurunkan gelas nya dari dekapan bibirnya ,dan tak lama dia pun melanjutkan kata-katanya .

“Terus kamu sendiri sekarang kuliah kuliah dimana…”.tanya dedi pada dewi.

“Di unsri”……..SEmentara itu aku hanay diam ,mendengar mereka berbicara tentang masa SMAnya.sesekali kucobe ikut tertawa sambil kutegus just buah di depanku.

Hari semakin sore udara mulai berubah ,cahaya sang surya mulai memudar .AKu ,Dewi dan dedi masih saja asyik bercerita mulai dari A sampai Z,smentara aku cuma tersenyum tanpa arti.

“Thanks ya Teraktirannya ,Hari ini aku seneng banget bisa ketemu, kamu sama Pacarmu yang baik ini….”

“Ah biasa aja lagi……”. jawabku sedikit malu.

sambil meyambung kata-kataku.

“Ongomong-ngomong, kamu pulang kemana ?”.

“Kalau akau kearaHh plaju…..”.

“Kalau gitu sama dong denagan aku”. sambut dewi dari sampingku.

“Oh ya kalau gitu kita bisa pulang bareng dong “.sahut Dedi lagi.

“Ya udah Don, aku mau ketempat pamanku dulu…

,sory banget enggak bisa bareng kalian”.

Setelah dedi mengeluarkan kata-kata itu tak lama dari itu kamipun berpisah.

Aku sendiri mengantarkan dewi kerumahnya.Dalam perjalanan dewi selalu bercerita tentang Dedi ,Aku hanya mendengarkan saja dan sesekali Akupun tertawa kecil.ya walau sedikit terpakasa demi menjaga perasaan dewi terhadapku.hari ini aku sedikit sial karena hampir seharian aku hanya jadi pendengar setia.

Hampir satu minggu aku dan dewi jarang bertemu .Tpi bukan berarti hubungan kami telah berakhir tapi lebih di karenakan kami berdnua benar-benar sibuk oleh semester ,mulai dari tuga sdosen sampai absen harus kami perjuagkan deminilai yang memuaskan.

Walau seperti itu bukan berarti aku dan dewi tidak pernah bertemu,melainkan frekuensinya sedikit di kurangi .paling-paling di campus itupun kalau tidak ada ha,l yang penting menyangkut kulaih. ,Selebihnya waktuku ku gunakan untuk menggapai masa depanku.

Dari semalam aku mrncoba menghubungi dewi, tapi selalu saja sibuk dan terkadang mailbook hamper sepuluh klai aku mencoba ,tapi hasilnya tetap saja”jaringan sibuk.

Begitu juga hari ini tdak jauh berbeda kali ini bukan jaringannya yang sibuk, tapi hp.nya benar-benar mati.Maksud hati sih baik mau ngajak jalan tapi apadaya keadaan yang tak memungkin,kan .kira-kira seperti itu pribahsa yang pantes di bemrika kepadaku.

“sayang sekarang kamu dimana?,

ada waktu enggak hamri ini?.blz.

Begitulah ,pesan singkat yang ku kirim .hari ini pikiranku penuh dengan tanda Tanya ,Kenapa?,bagaimana bisa?.itu pertanyaan yang sering muncul di benakku.

“Hey udah enggak usah melamun!, enggak baik tau…,mendingan gabung sama kami .”tanpa member alam saipun langsung masuk kekamar kosku.

“Pasti lagi mikirin dewi ya..?”.lanjunya sambil tertawa kecil.

“Emangnya pada mau keman sih “.sedikit kualihkan pertanyaan yang sempat di berikan saipun kepadaku.

“Ada aja.,’ jawabnya dengan enteng.

“Bolehkan kau ikut ?“tanyaku lagi.”

“Tumben nih mau ikut ,,,,Pas,ti ;lago bowring ya…?”.sindir Hendra dari samping ,di ikuti dengan ledekan yang keluar dari temanku yang lain.

Ledekan itu mulai hilang dari kosan kami .da n kami pun segera pergi meninggalkan kosan menuju kesebuah tempat yang sering kami kunjungi.

“Tar ……Tar….”.suara bola pertama menghancurkan bola yang lainnya terdengar bergantian dmitelinga .

Tmak jauh dari tempat duduku kulihat teman-temanku sedang melakukukan sodokan –demi sodokan di atas meja bliyard.

“Hai ,….semua giman kabarnya ….!, Baru muncul nih?”.sahut hadi sambil menarik sebatang rokok yang mengepul dari mulutnya.

“Oke frends….fine –fine aja.” sambut ipun degan cepat.

“Lul jadi kan kita taruhan…..”.Panggilan akrab yang di berikan kepada hadi ,toni pun datang sambil memegang setick menghampiri hadi.

“ya jadilah …emang siapa yang jago…..”.

“Udah lawan aku aja …”dengan cepat dedi menerima tantangn yang di berikan hadi.Dedi emang sih namanya hamper sam denagn dedi yang kutemui pada saat aku mengantar dewi,hanya saja ini bukan Dedi pahlevi tapi Dedi kurniawan.

Pertandingan pun segera dimulai,gelagak tawa sering kali terdengar diantara kami,Akupun terkadang tertawa melihat tingkah teman-temanku itu.Rasa risauku sedikit terobati oleh kecerian teman-temanku.

Belum selesai tawaku tiba-tiba Hp.ku tampak dalam layar “1 Pesan diterima”.tidak me nunggu lama akupun langsung membuka pesan itu.

“Say …sory ya kalau hari in q gk bs ketemuan sama kamu ,

Soalnya aku lagi dirumah nih,

Oh ya Say Sory bngt ya..!kalau aku

gk ngmong mau pulkam,jgn mrh ya say..”

IMU4EVER”

“Oh jadi itu yang membuat dia enggak bisa ketemuan sama aku,”Lega rasanya hatiku setelah ku tahu kabar dewi sekarang paling tidak kecemasanku jadi hilang dan kosentrasiku untuk mengalahkan teman-temanku dimeja beliyard semakin besar.Hari yang tadinya penuh tanda Tanya kini hilang sudah.

“Gila kau don…masih jago juga “,Aku benar-benar enggak nyangka sama kamu don.”Tukas hadi padaku.

“Siapa dulu dong,..Doni…”jawabku sedikit sombong.

“Apalgi obi ,hendra,tony kecil”,,….Ledkku sambil kutertawa.

“Entar lain kali kita tanding lagi dech…Bener enggak Bi?,”.Sahut Toni sambil merapikan rambutnya.

“Saipun kemana Bi”. Hendra tiba-tiba datang sambil memutarkan air keran di sampingku.

“Paling-paling lagi cuci mata “.Sahutku

“Dasar Teler (pemabuk)”.sambung obi.

Kami masih saj bercakap-cakap toilet ,tak perduli dengan orang lain yang terus datang bergantian .kadang-kadang orang terheran-heran melihat tinkah laku kami yang tak tahu malu itu .

“Hey kalian mau melihat kejutan enggak?”.seketika itu juga saipun yang tiba-tiba saja datang menraik obi dan toni dari Toilet

“Emangnya ada apa sich….?”.tanyaku pada yang lain.

“Gak tahu dech ada apaan ,..Paling-paling juga cewek”.Denagn entengnya dedi menjawab sambil merapihkan bajunya.

“Don….Don…!”.Kudengar obi memanggilku dari luar .

“Ayo ikut aku ?”.dengan cepat Obi menarik tanganku .

“”Entar bi,!…Emangnya ada apaan sih?”.Aku jadi kesal sendiri dan juga bingung denagn tingkah teamnku yang satu ini.

“Udah jangan banyak Tanya “.tangannya masih saj memegang tanganku sambil terus menarikku .

“Bi…Bi…,Sebentar Bi, maksud kamu mtuh apaan ngjak aku kesini “.Tanyaku sambil sedikit bingung .

“Coba kamu lihat yang di meja mkan kitu..!”.telunjuknya menunjuk pada seorang wanita dan seorang laki-laki yang sedang duduk .Aku pun sejenak terdiam dan Nampaknya mereka begitu mesra.

“Ha…….ha……obi..obi, itukan biasa aja.,lagian apanya yang menarik sih….”.Aku mencoba menenagkan obi yang semenjak tadi menarik-narik tangnaku yang tidak jelas maunya apa .

“Eh…tunggu dulu ,Aku serius nih” ….sahut obi lalu diapun melanjutkan ucapannya.

“Coba kamu lihat …..dari dekat atau kamu langsung tegur ..aja!”

“Jangan gila ….dong….”.Sahutku.,permintaan obi terlalu berlebih.

Akan tetapi demi seorang teman akupun sepakat dengan apa yang dimintanya

“Oke….Oke…dech Bi,Tapi kamu tetap dibelakang ku!”

“Oke ..oke”.Sahut obi dari belakangku.

Akhirnya perlahan kulangkahkan kakiku mendekati wanita berbaju ping yang tampak dari belakang ini.

Semakin lama semakin dekat “Nampaknya aku kenal dengan laki-laki itu”.

Gumamku dalam hati.

“Ded..kamu ..kan..”Tegurku dari arah depanya “Eh….Do…do,..doni”.Dia jdi gugup melihatku.

Tak lama dari itu wanita didepan dedi pun memalingkan badanya .Begitu terkejutnya kau ketika yang kulihat adalah

Dewi.

AKu jadi sock dan seakan napasku berhenti .janrungku berdegupo kenyang kepalku menjadi panas telingaku berdengung.

Tanganku jadi gemetar dengan cepat raut wajahku menjadi memerah bercampur marah yang di bumbui api cemburu yang terus membakar.

“Oh jadi selama ini kamu udah bohongi…Aku?”.Tanpa kusadri aku langsung saja memarahi dewi.

“Don dengerin dulu penjelasanku…..”.Dewi mencoba meraih tanganku.

“Udah lepas …Aku enggak butuh sama orang kayak kamu ,AKu jadi muak lihat kamu,

”Sabar.. Don,..Sabar don!”.Aku mendengar dedi malah menasehatiku,ya tentu saja aku jadi tambah geram di buatnya.

“Hey ded ,..lho jangan so ikut campur …dech, mendingan kamu diam dech, atau memang mau kutampar.”Gertakku sambil hampir ku ayunkan tanganku yang sempat diturunkan oleh Obi.

“Udah….don…,malu di lihat orang”Lagi-lagi meneangkan ku.

Obi pun segera merangkul bdanku yang sempat berontak mataku sudah mulai meredupn keringatku mulai menetesi tubuhku.

Hari itumembuatku benar –benar hancur dan malu oleh teman-teman dan orang-orang di sekitarku.

Dasar berengsek ,Penipu terus saja aku maki-maki nama Dewi.

“Udah …don jangan dibuat suah “.Bujuk Obi sambil memberiku segelas air putih .

“Tenangin aja dulu pikiranmu Don…”tambah obi.

“Iya Bi ,Tapi kamu enggak ngerasain apa yang kurasakn Bi..?’.(potongku pada obi sambil kugeleng-gelengkan kepalaku).

“AKu tahu don.. apa yang kamu rasain, Tapi kamu juga harus berfikir kedepan ,Lagian Apa cuma Dewi ,Cewe yang ada didunia ini.

Lagi-lagi Obi menasehatiku.

Aku tetap saja tak bisa berfikir jernih yang ada emosi yang terus memuncak mataku sukar tertutup rapat walu jam sudah terlalu malam.

Ditengah kebimbangan akhirnya aku menemukan sesuatu yang membuatku tenang ,sampai akhinya aku tertidur tertidur pulas.

Menjelang pag.i tiba disaat temanku mulai pergi ke kampus ,Tapi aku tak mau turun dari tempat tidurku.

“Don..Aku mau ngejelasin semua sama kamu

soal masalah yang kemarin”…Pleas beri aku kesempatan.BLZ”

“Semua udah jelas Wi,siapa kau dan siapa aku.

Dan Aku rasa sulit untuk bisa ngertiin kakamu

lagi dan anggap aja kita enggak pernah bertemu

sebelumnya ,Mulai saat ini kita jalani hidup

kita masing-masin dan tak perlu kamu minta maaf padaku.

I ..Heat..U.”

Seperti itulah SMS yang kukirim pada dewi setelah kuterima pesan dari dia .Sejak saat itu aku selalu mengacuhkan bila berte mu dengan Dewi .Bukan berarti aku benci tapi KAu tak mau kejadian ini terulang untuk yang kedua kalinya.Dan munkin saatnya AKu harus belajar dewasa ketika aku harus menerima kenyataan hidup.

THE END

Jombi_par@yahoo.com

10 responses to “senja di balik bukit(crepen)

  1. tyara Mei 13, 2008 pukul 3:31 am

    em,,lumayan
    cuma ada kata2 yang mungkin kurang dalam penulisanx
    jdi klw di baca sedikit kurang nyambung
    gk pa2kan comentx kyk gtu
    biar hasil karya u bisa lebh sempurnh lagi

  2. Dealer Pulsa Electrick Termurah Agustus 18, 2011 pukul 5:30 pm

    Bagus tuh karya nya.. semoga cerita berikutnya lebih bagus lagi. tks

  3. peterherbalifee53 Oktober 9, 2011 pukul 9:16 pm

    Really nice layout and superb subject material , very little else we require : D.

  4. american fridge freezer repairs manchester Juli 12, 2013 pukul 5:42 am

    WOW just what I was looking for. Came here by searching for american fridge freezer australia

  5. grover guitar machine heads Juli 14, 2013 pukul 6:01 am

    Hello to all, how is everything, I think every one is getting more from this
    web page, and your views are fastidious in favor of new people.

  6. 38 ready-made April 5, 2014 pukul 8:59 am

    Pretty element of content. I simply stumbled upon your web site and
    in accession capital to assert that I acquire actually loved account
    your weblog posts. Any way I’ll be subscribing for your feeds and even I achievement you access consistently rapidly.

  7. becoming a tattoo artist September 10, 2014 pukul 11:40 am

    Oh my goodness! Amazing article dude! Thanks, However I am having difficulties with your RSS.
    I don’t know why I cannot subscribe to it. Is there anyone else getting similar RSS problems?
    Anybody who knows the solution will you kindly respond?
    Thanks!!

  8. wireless router password September 26, 2014 pukul 5:50 pm

    Piece of writing writing is also a excitement, if
    you know after that you can write otherwise it is difficult
    to write.

  9. dresses for women over 40 September 26, 2014 pukul 10:07 pm

    Replacing it was “Casual Friday” a human resources gimmick to make everyone
    feel good about the company just before the weekend. – Do your
    workers come into contact with customers on a daily basis.
    Then again, there are times when a navy suit just doesn’t cut it.

  10. Leoma September 29, 2014 pukul 2:44 am

    Hi! I just wanted to ask if you ever have any trouble with hackers?
    My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing
    a few months of hard work due to no data backup. Do you have any solutions to protect against hackers?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: